Chakpedia - Idul Fitri adalah momen istimewa yang dirayakan oleh umat Muslim di seluruh dunia setelah menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadan. Salah satu tradisi yang tidak pernah terlewatkan dalam perayaan ini adalah menikmati hidangan khas Lebaran, seperti ketupat dan lontong. Kedua makanan ini sering disajikan bersama opor ayam, rendang, sambal goreng hati, atau sayur labu, menciptakan cita rasa khas yang selalu dinantikan.
Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih dalam mengenai sejarah, perbedaan, cara pembuatan, serta berbagai sajian yang cocok untuk ketupat dan lontong.
Sejarah dan Makna Ketupat dalam Tradisi Idul Fitri
Ketupat bukan sekadar makanan, tetapi juga memiliki makna filosofis yang mendalam dalam budaya Indonesia, terutama di Jawa. Tradisi ketupat diyakini diperkenalkan oleh Sunan Kalijaga sebagai simbol kesucian dan pengampunan. Kata "ketupat" berasal dari bahasa Jawa "kupat" yang merupakan akronim dari "ngaku lepat", yang berarti mengakui kesalahan.
Bentuk ketupat yang anyamannya saling terjalin melambangkan hubungan erat antar manusia, sementara nasi putih di dalamnya mencerminkan kebersihan hati setelah menjalani bulan Ramadan.
Perbedaan Ketupat dan Lontong
Meskipun ketupat dan lontong sama-sama berbahan dasar beras dan dimasak dengan cara direbus, keduanya memiliki perbedaan yang mencolok:
Ketupat : Bahan Pembungkusnya dari daun kelapa muda, Bentuk dominan segi empat (Pola Anyaman), Tekstur Lebih Padat dan Kering, Waktu memasak sekitar 4-5 jam
Lontong : Bahan pembungkusnya dari daun pisang atau plastik, bentuknya silinder panjang, Tekstur lebih lembut dan sedikit basah, Waktu memasak sekitar 2-3 jam
Karena tekstur dan bentuknya yang berbeda, lontong lebih cepat dibuat dan lebih mudah diolah dibandingkan ketupat.
Cara Membuat Ketupat dan Lontong
Berikut langkah-langkah membuat ketupat dan lontong yang lezat untuk Idul Fitri:
Resep Ketupat Tradisional
Bahan:
- Beras (500 gram)
- Daun kelapa muda untuk anyaman
- Air secukupnya
Cara Membuat:
- Anyam janur menjadi bentuk ketupat, atau beli yang sudah jadi.
- Cuci beras hingga bersih, lalu tiriskan.
- Isi ketupat dengan beras sekitar setengah bagian.
- Rebus dalam air mendidih selama 4-5 jam hingga matang.
- Angkat dan tiriskan ketupat, lalu gantung agar airnya benar-benar hilang sebelum disajikan.
Resep Lontong Praktis
Bahan:
- Beras (500 gram)
- Daun pisang untuk membungkus
- Air secukupnya
Cara Membuat:
- Cuci beras hingga bersih, lalu tiriskan.
- Siapkan daun pisang, potong ukuran sedang, dan layukan di atas api agar tidak mudah sobek.
- Isi beras ke dalam daun pisang dan padatkan, lalu gulung dan sematkan ujungnya dengan lidi.
- Rebus dalam air mendidih selama 2-3 jam hingga matang.
- Angkat, dinginkan, lalu potong-potong sebelum disajikan.